Tidak salah second album dari
Better Than Ezra di kasih nama
Deluxe, kenapa... nama
Deluxe sendiri berarti tentang kemewahan, mungkin juga bisa kita sebut ekslusive.
Sebuah album bersampul pink gelap bergambar kelambu atau mungkin kelambu dari sebuah panggung pertunjukan dengan balutan tulisan
Better Than Ezra berwarna hijau, dan dari tujuh album milik band alternative
Better Than Ezra, hanya album
Deluxe yang boleh di bilang adalah album tersukses yang berhasil mengangkat nama
Better Than Ezra ke permukaan.
Album
Deluxe merupakan satu-satunya album milik
Better Than Ezra yang berpredikat Platinum dan Gold Album, berkat tiga single mereka
Good,
In The Blood dan
Rosealia.
Bahkan single
Good menduduki posisi puncak pada
Billboard Modern Rock Track.
Dari keseluruhan materi album
Deluxe hanya pada single
Good genre yang di usung mengacu pada warna Punk dan Post-Grunge, karena pada era itu genre punk dan grunge memang lagi di gandrungi publik dunia, selebihnya mereka menghadirkan warna balad pada single
The Killer Inside dan
Cry in the Sun sedang sisanya lebih ke warna alternative.
Sebagai catatan album Nevermind rilisan 1990 milik
Nirvana meledak di pasaran, berikutnya di tahun 1994
Green Day dengan Album Dookie-nya terjual di atas 11 juta copies di seluruh dunia, dan album
Deluxe sendiri di rilis ulang bersama major label
Elektra Records di tahun 1995, sebuah momen yang tepat dalam melepas album ke pasaran.
Better Than Ezra adalah sebuah band yang mengusung genre rock alternative berasal dari Lousiana, New Orleans dengan format awal
Kevin Griffin pada vocals dan guitar berikutnya
Joel Rundell pada guitar lalu pada bass
Tom Drummond dan sebagai pemegang beduk
Cary Bonnecaze di bentuk pada tahun 1988.

Tahun 1990 mereka melepas debut album pertama mereka bertajuk
Surprise yang di rilis hanya dalam bentuk kaset. Album ini tidak begitu di kenal karena memang kurang promosi.
Dan di tahun yang sama mereka di tinggal
Joel Rundell yang mati akibat bunuh diri tepatnya tanggal 8 Agustus 1990 hingga format band
Better Than Ezra tersisa tiga personil.
Tiga tahun berselang setelah
Surprise rilis, tahun 1993 mereka melepas debut nasional album
Deluxe ke pasar di bawah bendera
Swell Records sebuah perusahaan indie label.
Kehadiran album
Deluxe menarik perhatian major label besar hingga
Better Than Ezra bergabung dengan label
Elektra Records. Berikutnya pada tahun 1995 mereka merilis ulang album
Deluxe ke pasaran dan single
Good berhasil mengangkat nama
Better Than Ezra dengan menduduki posisi nomer satu di
Modern Rock Chart.
Tahun 1996
Cary Bonnecaze cabut dan posisinya di gantikan oleh
Travis McNabb merupakan drumer dari band
Vigilantes of Love.
Bersama drumer baru mereka merilis album berikutnya bertajuk
Friction Baby di bawah label
Elektra Record dengan single
Desperately Wanting dan
King of New Orleans.
Friction Baby tidak begitu sukses di pasaran seperti album sebelumnya
Deluxe, album mereka baru terjual 500ribu copies setelah tiga tahun berselang dari awal rilis di tahun 1996.
Berikutnya di tahun 1998 mereka merilis
How Does Your Garden Grow ?. Pada album
Closer rilisan tahun 2001
Better Than Ezra tidak lagi menjalin kerjasama dengan
Elektra Records, tapi dengan label
Beyond Music demikian juga pada album
Before the Robots yang merupakan rilisan tahun 2005 mereka berganti lagi dengan label
Artemis Records.
Ketiga album di atas tetap tidak bisa menyamai kesuksesan dari album
Deluxe.
Berikutnya di tahun 2009
Travis McNabb hengkang dan posisinya di gantikan oleh
Michael Jerome cabutan dari band
Pleasure Club saat mereka tengah menyiapkan album berikutnya
Paper Empire bersama label
Megaforce Records. Album Paper Empire menghasilkan hits Single
Absolutely Still