Latest Music :
Tampilkan postingan dengan label Article. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Article. Tampilkan semua postingan

Bullet For My Valentine rilis single baru

Bullet For My Valentine
Band heavy metal asal Wales Bullet For My Valentine akan merilis single pertama mereka, yang di ambil dari album ke empat TEMPER TEMPER, berjudul 'Riot' pada 2 Februari akan datang. sedang albumnya sendiri akan rilis pada 11 Februari.

Untuk album TEMPER TEMPER ini mereka tetap menggandeng Don Gilmore yang sebelumnya menangani album 'Fever' rilisan tahun 2010.

Don Gilmore adalah produser yang pernah menangani band besar  'Linkin Park' dan band asal Seattle 'Pearl Jam'.

Album 'Fever' menjadi album Top 10 di dunia, dengan nangkring di posisi 5 untuk wilayah UK, nomor 3 di USA, nomor 1 di Jepang, lalu nomor 5 di Australia, nomor 2 di Austria,
nomor 4 di Kanada, nomor 3 di Jerman dan nomor 7 di Swiss.

dan tiket pertunjukan mereka di bulan Maret untuk kawasan Inggris juga telah terjual habis..

sumber : music-news.com

JET - Are You Gonna Be My Girl

JET adalah Band Rock Asal Australia yang di bentuk di tahun 2001 oleh  dua bersaudara Nic dan Chris Cester pada vokal/guitar dan drums dan.Cameron Muncey pada gitar lalu Mark Wilson pada bass. di awal terbentuknya, ketika dua bersaudara Nic dan Chris Cester ingin membentuk sebuah band rock, mereka lalu menggaet Cameron Muncey yang notabene adalah teman sekolah Nic, sedang mengenai nama JET sendiri tercetus saat mereka menginginkan sebuah nama untuk band dengan nama yang pendek agar mudah untuk di ingat.

Nama JET mulai mendapat pengakuan ketika mereka mengadakan pertunjukan di The Duke of Windsor sebagai band pembuka dari band punk melbourne, The Specimens. di sinilah Dave Powell yang pertama kali melihat potensi mereka hingga mengajukan kontrak kerja sama dengan manajemen Majorbox.

Baru pada tahun 2002 band JET bergabung dengan major label Elektra Records dan di lanjutkan dengan merilis Dirty Sweet di tahun 2003, setelah sebelumnya Mark Wilson ikut bergabung untuk pengisi bass.

Berikutnya band JET memasuki studio rekaman Sunset Sound di Los Angeles guna memproduksi album terbaru mereka "Get Born" sedang proses pembuatan "Get Born" di tangani oleh Dave Sardy yang juga pernah membidani Marilyn Manson dan The Dandy Warhols.

 Single mereka "Are You Gonna Be My Girl" dan "Rollover DJ" berhasil menjadi nomor satu dan nomor sembilan belas on the 2003 Triple J Hottest 100. bahkan single "Are You Gonna Be My Girl" menjadi sountrack untuk video games Madden NFL 2004 dan games Guitar Hero:On Tour and Rock Band, juga film animasi Flush Away dan film What Happen in Vegas. sedang single "Rollover DJ" menjadi soundtrack untuk PlayStation Gran Turismo2 dan 4.

Di tahun 2004 single "Hold On" di jadikan soundtrack untuk film Spiderman 2. Berkat album "Get Born" JET menerima penghargaan dari 32nd Annual American Music Awards untuk nominasi sebagai "Favorite Artist - alternative Music" dan tiga nominasi dari MTV Video Music Award untuk kategori Best Rock Video, Best New Artist dan Best Editing in a video, mereka juga menerima nominasi untuk the annual Radio Music Awards, Artist of the year dan song of the year untuk single "Cold Hard Bitch".

Belum lagi dari ARIA(Australian Record Industry Association) Music Awards mereka menerima penghargaan untuk album of the year lalu single of the year(Are You Gonna Be May Girl), Best Group, Best Rock Album, Breakthrough Artist-Album, Breakthrough Artist-Single(Are You Gonna Be My Girl) dan Highest Selling Album.

Sedang Album berikutnya Shine On rilisan 30 september 2006 ( 7 Agustus 2006 di rilis untuk radio dan 2 Oktober di Inggris sedang 3 Oktober rilisan untuk kawasan Amerika) berhasil menempati posisi tiga on the Australian charts

Aerosmith siap rilis album terbaru mereka Music From Another Dimension

Satu lagi grup band rock gaek yang akan meramaikan kancah permusikan di dunia setelah sebelumnya The Rolling Stones dengan album  "GRRR!" yang bermaterikan lagu lama plus dua single terbaru mereka , lalu band legendaris Led Zeppelin lewat sebuah proyek pertunjukan reuni yang di kemas dalam sebuah video dokumentasi pertunjukan yang mereka gelar tahun 2007 silam di London O2 Arena.

Grup rock Legendaris Aerosmith akan merilis album terbaru mereka "Music From Another Dimension", yang merupakan album studio mereka ke-15, akan rilis 6 November mendatang. Seperti yang dikatakan Bill Werde direktur editorial dari majalah Billboard "Aerosmith adalah salah satu band rock terbesar sepanjang masa", mereka memiliki lagu-lagu menakjubkan, yang di terima dari berbagai generasi yang berbeda.

"We All Fall Down" sebagai gacoan merupakan single terbaru mereka yang di comot dari album Music from Another Dimension, yang mana di tulis oleh Diane Warren seorang komposer yang juga turut membidani lagu "I Don't Want to Miss a Thing" di tahun 1998 yang menjadi soundtrack Armageddon dan berhasil menobatkan aerosmith masuk nominasi Award untuk kategori lagu terbaik.

Sedang untuk single terbarunya ini Aerosmith mengemasnya lewat sentuhan warna ballad dengan lirik yang romantis.

Aerosmith sendiri merupakan band rock asal Amerika yang berdiri  tahun 1970 di Boston, Massachusetts dengan formasi awal Joe Perry pada guitar berikutnya Tom Hamilton pada bass lalu Steven Tyler sebagai lead vocals, Joey Kramer pada posisi drum dan terakhir gitaris Ray Tabano tapi belakangan posisi Tabano di gantikan oleh Brad Whitford.

Sejak pertama kali mereka menandatangani kontrak dengan Colombia Records di tahun 1972, hampir seluruh album yang mereka rilis berpredikat platinum album. Di mulai dengan debut album mereka di tahun 1973 berpredikat double platinum lalu berikutnya "Get Your Wing" rilisan 1974 meraih triple platinum, "Toys in the Attic rilisan 1975 malah meraih delapan platium album. sampai album terakhir mereka "Honkin on Bobo"  rilisan tahun 2004 berpredikat Gold album.

Secara keseluruhan mereka telah menghasilkan belasan album yang berpredikat platinum.

salah satu cuplikan single terbaru mereka

Avenged Sevenfold

Di bentuk pada tahun 1999 di Huntington Beach, California dengan formasi awal M. Shadows, Zacky Vengeance, The Rev dan Matt Wendt.

Debut album awal mereka adalah Sounding the Seventh Trumpet di bawah label Good Life saat mereka masih duduk di bangku SMA, baru setelah masuknya Synyster Gates, mereka merekam ulang di bawah bendera Hopeless Record di tahun 2002. Di album Sounding the Seventh Trumpet mereka masih mengusung warna Metalcore.

Masih di bawah bendera Hopeless Record di bulan Agustus 2003 Avenged Sevenfold merilis album kedua dengan judul Waking the Fallen, setelah sebelumnya di tandai dengan bergabungnya Johnny Christ. Untuk penggarapan album yang kedua ini lebih matang di bandingkan dengan album pertama mereka, ini di buktikan dengan penerimaan mereka di profil Billboard dan The Boston Globe sekaligus turut bermain dalam Vans Warped Tour di tahun 2004 dan melambungkan single Unholy Confessions. Waking the Fallen adalah album terakhir bersama dengan label Hopeless Records, setelah Avenged Sevenfold menandatangi kontrak dengan major label Warner Bros Records.

City of Evil merupakan debut awal bersama major label Warner Bros records dan merupakan album Avenged Sevenfold yang ke tiga yang di rilis pada tanggal 7 Juni 2005.
City of Evil terjual lebih dari 30.000 copies di minggu pertama awal peluncurannya dan nangkring pada posisi 30 di Billboard 200 chart. di album ke tiga ini konsep musik Avenged Sevenfold lebih condong ke arah Heavy Metal di banding dua album sebelumnya yang MetalCore.

Bahkan single Bat Country menduduki posisi ke dua on the Billboard Mainstream Rock Charts dan posisi ke 6 on the Billboard Modern Rock Charts, selain melambungkan single Bat Country, album City of Evil juga berhasil melambungkan single Beast and the Harlot, Burn it Down dan Seize the Day, hingga City of Evil ber-predikat platinum album pada bulan Agustus 2009.

Pada tanggal 20 Oktober 2007 Avenged Sevenfold meliris album ke empatnya, album Self-titled nangkring di posisi ke 4 on the Billboard 200 charts. Self-titled sendiri terjual di atas 500 ribu copies hingga di anugerahi Album of the Year versi majalah Kerrang. Self-titled berhasil melambungkan single Almost Easy, Afterlife dan Dear God.

Pada tanggal 28 desember 2009 mereka di tinggalkan drummer mereka James "The Rev" Sullivan yang di temukan tewas di kediamannya, sebagai akibat dari keracunan akut efek samping gabungan dari Oxycodone, Oxymorphone, Diazepam/Nordiazepam dan Etanol.

Tepatnya 27 Juli 2010 Avenged Sevenfold yang sebelumnya di kabarkan membubarkan diri setelah di tinggal drummer mereka James "The Rev" Sullivan, Avenged Sevenfold merilis album kelima mereka Nightmare dengan di bantu oleh ex-member dari Dream Theater Mike Portnoy.

Di luar dugaan Nightmare mendapat sambutan positif dari para kritisi dan fans, ini di buktikan dengan penjualan album mencapai 163 ribu copies di minggu awal peluncurannya dan nangkring di posisi pertama on The billboard 200 charts.

 Formasi Avenged Sevenfold saat ini M. Shadows pada vokals, Synyster Gates pada Guitar lalu Zacky Vengeance pada Guitar dan Johnny Christ pada Bass.

Collective Soul

Di bentuk oleh Ed Roland sang vokalis pada tahun 1992 di Stockbridge Georgia, merupakan band dadakan dengan format awal Ed Roland pada vocals, Dean Roland pada guitar, Ross Childress pada guitar dan Will Turpin pada bass.

Single Shine sebenarnya di ciptakan oleh Ed untuk di jual pada perusahaan rekaman, oleh perusahaan tersebut demo Shine di teruskan ke stasion radio yang ada di Atlanta, di luar dugaan single Shine meledak dan menjadi lagu yang banyak di cari di stasiun Radio, hingga memaksa Ed membentuk sebuah band guna mengadakan
pertunjukan live berkat single Shine yang begitu populer. Inilah awal terbentuknya Band alternative Collective Soul.

Di bawah bendera Atlantic Record debut awal album studio mereka melejit di pasaran lewat single Shine hingga di anugrahi double platinum album dan di undang dalam pertunjukan akbar Woodstock 1994 dan di lanjutkan tour secara meluas ke seluruh kawasan Amerika Utara

Berikutnya di tahun 1995 Collective Soul merilis album kedua mereka, album inipun meledak di pasaran seperti pada album pertama mereka dan berpredikat Triple Platinum dari RIAA lewat single, December, Where The River Flows, The World I Know, Gel dan Smashing Young Man.

Dua Tahun berselang mereka merilis Disciplined Breakdown, album ini pun mendapat predikat Platinum lewat single Precious Declaration dan Listen dan sempat nangkring di posisi 16
Billboard 200 Chart Amerika.

Tahun 1999 mereka merilis Dosage ke pasaran, sama seperti pada album-album sebelumnya Dosage-pun mendapat predikat platinum. bahkan single Heavy sempat wora-wiri di posisi pertama selama 15 minggu di Mainstream Rock chart.

Setahun berikutnya mereka merilis Blender, album ini mendapat predikat Gold Album lewat single Vent dan Perfect Day yang berduet dengan Elton John. dan single Why, Pt. 2 menduduki peringkat ke dua di Mainstream Rock Chart.

Tahun 2001 mereka melepas album kompilasi yang berisi lagu-lagu hits mereka rentang waktu 1994-2001 dan dua single baru Next Homecoming dan Energy. di album ini juga di tandai dengan berakhirnya kontrak dengan major label Atlantic Records.

Dan tiga album berikutnya, yakni Youth rilisan 2004, Afterwords rilisan 2007 dan Collective Soul (Rabbit) rilisan 2009 tidak sesukses lima album sebelumnya.

Celebration Day - di tandai Kembalinya Led Zeppelin Menyapa Pengemar

Beberapa hari yang lalu berbagai media memberitakan kembalinya band rock gaek asal Inggris The Rolling Stones  ke pentas musik dunia, dengan berita peluncuran album "GRRR!" yang bermaterikan lagu-lagu hit lama mereka dan dua single terbaru sebagai pengobat rindu terhadap fans mereka di penjuru dunia.

Tidak lama berselang baru-baru ini giliran berita mengenai kembalinya Grup band rock legendaris Led Zeppelin ke pentas musik lewat sebuah project pertunjukan reuni yang mereka kemas dalam sebuah film dokumentasi yang bertajuk "Celebration Day" yang di sutradarai oleh Dick Carruthers.

Film "Celebration Day" sendiri sebenarnya bermaterikan sebuah konser reuni yang mereka lakukan pada tahun 2007 yang merupakan sebuah pertunjukan penghormatan terhadap seorang pendiri Atlantik Record Ahmet Ertegun di London O2 Arena.

Seperti kita tahu grup band rock legendaris asal Inggris Led Zeppelin ini membubarkan diri pada tahun 1980 silam setelah kematian penabuh beduk mereka John Bonham. dan pertunjukan mereka di Arena O2 London tahun 2007 silam merupakan sebuah pertunjukan akbar setelah 27 tahun Led Zeppelin membubarkan diri.

Pada konser mereka kala itu di hadiri sekitar 20.000 penonton dimana ketiga anggota Led Zeppelin, yakni Robert Plan (vocals). Jimmy Page (gitar) dan John Paul Jones (bass) dalam pertunjukan itu mengajak Jason Bonham sang putra dari mendiang John Bonham untuk mengisi posisi drums



Secara keseluruhan album milik band rock legendaris Led Zeppelin terjual lebih dari 300 juta copies dan merupakan satu-satunya band yang berhasil menempatkan keseluruhan album miliknya dalam urutan Top teen tangga album Billboard, dan di bahtiskan sebagai pencetus band heavy metal pertama kali.

"Celebration Day" rencananya akan tayang di 1500 bioskop di 40 negara pada 19 November 2012 mendatang, sekaligus juga untuk perilisan audio dan videonya.


Sumber : NBC news dan Official Website

EPICA

Satu lagi band metal vokal cewek yang mengusung warna Symphonic Metal lewat vokal sopranonya, selain Tarja Turunen dengan band Nightwish-nya.

Awal terbentuknya band ini bernama Sahara Dust, dengan format awal Ad Sluijter pada guitar lalu Jeroen Simons pada drums, untuk bass di pegang Yves Huts, sedang pada posisi keyboard Coen Janssen dan Helena Michaelsen pada vokal tapi berikutnya posisinya di gantikan oleh Simone Simons yang nota bene adalah kekasih dari Mark Jansen, dan belakangan nama band berganti menjadi Epica yang di ilhami dari album Kamelot's eponymous.

Epica merupakan band Symphonic Metal asal Belanda yang di prakarsai oleh Mark Jansen seorang gitaris sekaligus vokalis, selepas Mark keluar dari band After Forever sebagai akibat perbedaan ide kreatifitas. Mark menghendaki sebuah band dengan warna lebih klasikal, itulah mengapa ia membentuk Epica di tahun 2002 dengan menggandeng kelompok paduan suara dan string orkestra guna membantu proyek albumnya, ini terlihat pada single  Cry for The Moon pada debut awal album mereka The Phantom Agony rilisan tahun 2003.

Sejauh ini Epica telah menghasilkan lima buah album studio, The Phantom Agony rilisan 2003, berikutnya Album Consign to Oblivion rilisan tahun 2005, lalu Album The Divine Conspiracy rilisan tahun 2007 dan di tahun 2009 mereka merilis Design Your Universe berikutnya di tahun 2012 ini, tepatnya tanggal 9 Maret 2012 mereka merilis Album Requem for the Indifferent.

Formasi Epica saat ini terdiri dari Mark Jansen pada rhythm guitar, Coen Janssen pada synthesizer dan piano, Simone Simons pada vokal, Arien van Weesenbeek pada drums, Isaac Delahaye pada lead guitar dan backing vokal, dan terakhir Rob van der Loo pada bass.

"Feint salah satu single yang di ambil dari album The Phantom Agony"

FOO FIGHTERS

Foo Fighters adalah band alternative dari Amerika yang terbentuk di Seattle pada tahun 1994, di bentuk oleh Dave Grohl salah satu ex drummer Nirvana, setelah Nirvana membubarkan diri sebagai akibat dari meninggalnya Kurt Cobain.

Tahun 1995 Dave Grohl merekrut Nate Mendel pada bass dan Wiliam Goldsmith pada Drum guna membantu proyek band barunya yang di beri nama foo Fighters-nya.
Debut awal Foo Fighters di hadapan publik di mulai di Jambalaya Club, Arcata California dan di lanjutkan di The Satyricon Polandia sebulan kemudian, sebagai pertunjukan amal untuk korban pembunuhan terhadap penyanyi band The Gits Mia Zapata.
Setelah melangsungkan tour mereka, Foo Fighters merilis debut album pertama mereka dengan single I'll Stick Around, For All The Cows dan Big Me dan di lanjutkan dengan serangkaian Tour termasuk menghadiri Reading Festival di Inggris.

Setelah melewati tour musim seminya di tahun 1996, Foo Fighters mulai masuk dapur rekaman guna merampungkan album kedua mereka. Mei 1997 Foo Fighters merilis album kedua mereka The Colour and the Shape dengan menghadirkan single Monkey Wrench, My Hero dan Everlong.
pada album ke dua ini posisi drummer di isi oleh Taylor Hawkins setelah sebelumnya Wiliam Goldsmith memutuskan untuk keluar dari band.
Empat bulan berselang tepatnya bulan september 1997 dalam acara MTV Video Music Awards Pat Smear mengumumkan keluar dari Foo fighters dengan alasan keletihan akibat padatnya jadwal band dan menunjuk penggantinya Franz Stahl, berikutnya Foo Fighters merekam single Walking After You untuk soundtrack film The X-Files dan single A320 untuk soundtrack film Godzilla dan single Dear Lover untuk film horror Scream 2.

Dua tahun berselang tepatnya 2 November 1999 Foo Fighters merilis album ketiganya There is Nothing Left to Lose dan album ini memenangkan penghargaan Grammy Award untuk kategori Best Rock Album di tahun 2001 dan melambungkan single Learn To Fly sebagai lagu yang banyak di minati publik.

One by One adalah album ke empat dari mereka yang dirilis pada tanggal 22 Oktober 2002 dengan memperkenalkan gitaris baru mereka Chris Shiflett. Secara komersial album ini cukup sukses dengan penjualan di atas satu juta copies di wilayah Amerika dan memenangkan penghargaan
Grammy Award untuk kategori Best Rock Album dengan hit single All My Life dan Times Like These.

14 Juni 2005 Foo Fighters merilis album ke lima mereka, merupakan double album dengan satu album berisi lagu rock yang keras dan album berikutnya bermaterikan nomor-nomor akustik. Album ini melibatkan musisi ternama seperti John Paul Jones ex-member band rock legendaris Led Zeppelin, Norah Jones dan Josh Homme. Album ini berhasil menduduki posisi puncak di lima negara dan dinominasikan untuk lima kategori pada penghargaan Grammy Award

Echo, Silence, Patience & Grace merupakan album ke enam dari Foo Fighters yang di rilis pada tanggal 25 September 2007, Album ini cukup diterima oleh publik dengan di tandai mencapai posisi puncak tangga lagu di Inggris, Australia, Selandia Baru dan Austria, lewat tiga single sukses mereka The Pretender, Long Road to Ruin dan Let It Die.
Echo, Silence, Patience & Grace memenangkan penghargaan sebagai Best Rock Album juga di anugerahi penghargaan dari Brit Award sebagai Best International Album.

Berikutnya tepatnya 12 April 2011 mereka merilis album ke tujuh Wasting Light, dan album ini cukup sukses lewat single Rope yang menduduki posisi nomor satu di Billboard's Rock Song's Chart selain itu juga menduduki posisi puncak di sebelas negara.
Wasting Light mendapat lima penghargaan Grammy Award termasuk kategori Best Rock Album.

MOTLEY CRUE

Motley Crue.. Grup band metal gaek yang masih tetap eksis sampai saat ini, di bentuk oleh Nikki Sixx sang bassist dan Tommy Lee di Los Angeles California tahun 1981, berikutnya Mick Mars sang gitaris dan Vince Neil sang vokal bergabung turut membidani grup band ini.

Single Stick To Your Guns dan Toast of the Town yang di ambil dari album Too Fast For Love merupakan kiprah awal mereka sebagai band metal dengan menggunakan label sendiri Leathur Record dan menggaet Allan Coffman sebagai manajer band, debut album mereka yang di rilis di bulan November 1981 terjual dua puluh ribu copies dan di lanjutkan tour ke kawasan Canada.

Akhir musim semi di tahun 1982 mereka menanda tangani kontrak dengan major label Elekra Record dengan  Roy Thomas Baker yang bertindak sebagai produser  dalam menangani album baru mereka.

Shout at The Devil merupakan album kedua yang mereka rilis pada 26 september 1983 dan berhasil mengangkat nama Motley Crue lewat single Shout at the Devil, Looks That Kill dan Too Young to Fall in Love yang menjadi hits besar, Shout at the Devil di anugrahi empat platinum sebagai efek dari hasil penjualan yang spektakuler.

Tiga tahun berselang setelah kesuksesan Shout at the Devil, tepatnya 21 Juni 1983 mereka melepas album ketiganya Theatre of Pain yang melambungkan single Smokin' in the Boys Room dan sebuah nomor ballad Home Sweet Home. Theatre of Pain menempati peringkat 6 di Amerika dan urutan ke 36 di Inggris dan mendapat quadruple platinum dari RIAA tepatnya 5 Juni 1995.

Berikutnya 15 Mei 1987 Motley Crue merilis album album ke empatnya Girls, Girls, Girls yang melahirkan lagu hit macam Wild Side, Girls, Girls, Girls dan You're All I Need. Album inipun juga berpredikat platinum dan gold album.

Dr Feelgood adalah album ke lima mereka yang di rilis pada 1 September 1989 dan merupakan album terakhir bersama vokalis Vince Neil  (bergabung kembali tahun 1997 pada album Generation Swine). dengan hits single Dr Feelgood, Kickstart My Heart, Without You. Dr Feelgood menduduki posisi puncak di Billboard 200 charts, menjadi album terlaris dari semua album milik Motley Crue dan di anggap sebagai album terbaik oleh para kritisi dan pengemar Motley Crue.

Dan Shout at the Devil sampai Dr Feelgood adalah puncak pencapaian tertinggi dari  band Glam Metal Motley Crue dalam blantika musik cadas.

Sejauh ini mereka telah merilis sembilan buah album dan secara keseluruhan album mereka terjual lebih dari 80 juta copies di seluruh dunia bahkan di wilayah AS saja album mereka terjual di atas 25 juta copies.

EVANESCENCE

Evanescence adalah sebuah band rock yang di prakarsai oleh pianis sekaligus vokalis Amy lee dan  seorang gitaris dan penulis lagu Ben Moody  saat bereka berdua bertemu di sebuah Youth Camp di Little Rock Arkansas, Amerika pada tahun 1994

Childish Intentions dan Stricken adalah nama awal yang Amy Lee dan Ben Moody pakai sebelum akhirnya mereka memutuskan menggantinya dengan nama Evanescence yang bermakna hilang atau memudar.

Di awal tahun 2003 John LeCompt, Rocky Gray dan Will Boyd masuk dan bergabung. Bersama-sama, mereka masuk studio rekaman guna menyelesaikan debut album studio mereka, dan berikutnya album pertama mereka rilis pada tahun 2003 dengan menggandeng Wind-up Record sebagai label.

Debut album Fallen terjual di atas 15 juta copies di seluruh dunia dan memenangkan penghargaan dua Grammy Award serta tujuh nominasi dan merupakan album terlaris di sepuluh tahun terakhir, yang melambungkan lagu Bring Me to Life di seantero jagat raya.

satu tahun berselang setelah melepas Fallen ke pasaran, berikutnya Evanescence meliris album Live yang berjudul Anywhere But Home yang bermaterikan perjalanan konser Tour mereka di seluruh dunia dan album ini terjual di atas satu juta copies.

Tahun 2006 Evanescence meliris album kedua mereka yang di beri judul The Open Door, di mana album ini di terima publik dengan hangat seperti pada album Fallen dengan penjualan di atas lima juta copies di seluruh dunia.

Seiring dengan kesuksesan besar yang di alami Evanescence, mereka tak luput juga dengan terpaan penyakit yang sama sering di alami oleh grup band besar lain-nya, sebagai akibat dari perbedaan kreatifitas. Pada tahun 2002 David Hodges hengkang, berikutnya Will Boyd meninggalkan band yang telah membesarkannya di tahun 2006, di ikuti oleh gitaris mereka John LeCompt dan drumer mereka Rocky Gray di tahun 2007.

Pada tahun 2011 tepatnya 11 oktober 2011 Evanescence melepas album ke tiga mereka, setelah sebelumnya gitaris Troy McLawhorn masuk bergabung dan turut ambil bagian dalam proses pembuatan album ke tiga mereka dengan hit single What you want yang merengsek dan berhasil menduduki posisi jawara di Billboard Charts.


Scenes From A Memory : The Beginning

Perasaan aneh menjalar di sekujur tubuh Nicholas, setiap kali ia katupkan kedua mata. seolah ada satu kekuatan medan magnet yang menariknya menuju muara dalam sudut ruang mimpinya. Sebuah muara di mana ia merasa nyaman di buatnya.

Gambaran sebuah gedung bergaya lama tertangkap dalam mimpinya, sebuah bangunan bergaya victorian kuno dengan tekstur seperti kebanyakan bangunan  berlapis warna putih lainnya  di daerah tersebut, dan beberapa ornamen gaya lama di bagian tampak muka bangunan tersebut.

berikutnya jalan setapak berhiaskan tanaman liar dan beberapa pohon besar tua di hampir sepanjang bahu kiri-kanan jalan  yang menuju ke arah pintu depan bangunan tersebut, sebuah pintu kayu ber-ornamen di kedua sisinya yang menghubungkan antara beranda dan teras depan bangunan tersebut.

Tidak jauh dari  arah pintu depan di sebelah sisi kanan beranda ada sebuah anak tangga kayu yang menuju sebuah ruangan atas tempat di mana Nicholas sering menyaksikan bayangan seorang wanita muda melalui pantulan cermin yang menghadap keluar jendela kamar.

Bayangan seraut wajah perempuan yang begitu nyata dengan sorot kedua mata yang indah namun redup, seolah menyimpan bongkahan beban berat yang di panggulnya. hingga terbersitkan rasa iba dalam diri Nicholas.

Dengan perlahan Nicholas membuka kedua matanya sambil mengusir rasa keletihan yang baru saja menghinggapi jiwanya dan sejenak membiarkan aliran darahnya kembali normal seperti sedia kala. Hiruk pikuk kehidupan metropolis telah menyadarkannya dari tidur malam yang panjang, seiring dengan pecahnya gambaran wanita muda yang baru saja melingkupinya.

Nicholas mulai berfikir dan berguman pada diri sendiri, mengapa kejadian ini  menghantuiku setiap hari. Saya harus menemukan jawaban atas semua peristiwa ini ucap Nicholas sambil beranjak dari tempat tidurnya.




Dream Theater - Scenes from A Memory

Scenes from A Memory... bagiku merupakan album klimaks milik band metal progressive Dream Theater, setelah album Image and Words, meskipun sebenarnya setelah album Scenes from A Memory mereka masih berlanjut dengan album Six Degrees of Inner Turbulence, Train of Thought di tahun 2003 dan A Dramatic Turn of Events di tahun 2011. Tapi Scenes from A Memory bagiku merupakan sebuah maha karya dari Dream Theater karena album-album berikutnya secara konsep sudah berbeda dengan apa yang telah mereka hasilkan pada album- album sebelumnya.

Album Scenes from A Memory selain secara konsep musiknya lebih powerful dan variatif, album ini juga unik karena merupakan satu-satunya album milik Dream Theater dengan satu kesatuan cerita yang utuh. Sama seperti yang dilakukan oleh band metal Inggris Iron Maiden di album Seventh Son of Seventh Son atau Band King Diamond di hampir setiap albumnya selalu melakukan hal ini, kecuali pada album pertama mereka Fatal Portrait dan album The Spider's Lullabye, selebihnya  berisi satu kesatuan cerita yang utuh mengenai epic horor.

Kembali ke Scenes from A Memory, merupakan album ke lima rilisan tahun 1999. Album ini bisa di bilang merupakan sekuel lanjutan dari lagu Metropolis Pt. 1 : The Miracle and The Sleeper di album Images and Words rilisan 1992.

Scenes from A Memory sendiri berkisah mengenai misteri kematian seorang wanita muda yang terjadi puluhan tahun silam dan belum terpecahkan hingga melibatkan seorang Nicholas  dalam usaha menguak misteri di balik pembunuhan seorang wanita muda yang di ketahuinya bernama Victoria.

Cerita bermula saat dimana Nicholas merasa di hantui kehadiran seorang wanita muda yang mengusik  alam bawah sadarnya (mimpinya) hampir setiap malam ketika ia sedang terlelap, hingga akhirnya pada suatu hari ia memutuskan untuk mendatangi seorang psikiater (hypnotherapist), guna mencari jawaban atas kejadian yang menimpa dirinya.

Lewat sebuah terapi, di sini Nicholas dibawa berkelana ke tahun 1928 silam dimana kejadian tersebut berawal.





Saigon Kick

Love is on the way.. ni lagu heboh banget waktu itu, aku masih ingat lagu ini sering kali di putar di radio-radio dan MTV Chart berulang kali sejak albumnya beredar di sini, lagunya begitu membius apalagi ngedengerin-nya pas malam hari.. Mantap,
hingga maksa aku menyisihkan sebagian uang saku buat beli kaset milik Saigon Kick ini, maklum waktu itu masih sekolah jadi belum punya penghasilan sendiri hehe..

Grup Band Saigon Kick sendiri seperti yang pernah aku baca adalah kelompok musik rock asal Florida, Amerika yang di bentuk oleh Matt Kramer sang vocals, lalu Jason Bieler pada Guitar, berikutnya Tom Defile pada Bass dan yang terakhir Phil Varone pada Drum di tahun 1988.

Warna musiknya sendiri bisa di bilang nggak metal-metal amat meski sentuhan warna tersebut terselip di beberapa lagu, malah kalau boleh saya katakan warna modern rocknya lebih dominan dengan balutan warna musik hard rock dan sedikit polesan metal.

Bila kita bandingkan dengan band seangkatan-nya macam Skid Row ataupun Guns n Roses warna hard rock-nya lebih kental dan serius dengan paduan blues dan metal di sana sini.   

Love is On The way sendiri merupakan lagu yang di ambil dari album kedua The Lizard milik Saigon Kick rilisan tahun 1992 yang menghasilkan Gold Album dengan penjualan di atas 500 ribu copies.

Setahun berikutnya mereka melepas album ke tiga-nya berjudul Water dengan lagu I Love You sebagai nomor cantik, eh salah.. nomor gacoan. Pada album Water ini pada sesi vocals tidak lagi di isi oleh Matt kramer yang cabut, melainkan posisinya di gantikan oleh Jason Bieler sekaligus sebagai guitar dan Chris McLernon pada Bass menggantikan Tom Defile yang cabut.

Tahun 1995 mereka melepas album berikutnya berjudul Devil in the Details, tapi album yang ke empat ini tidak bisa menyamai kesuksesan dua album pendahulunya yaitu album The Lizard dan Water. dan di album Devil in the Details ini mereka menggaet  Pete Dembrowski pada guitar.

Neurotic Outsiders

Apa yang terjadi, jika empat orang hebat dari tiga super grup besar bergabung menjadi satu, bisa di tebak It's Amazing

Neurotic Outsiders terbentuk dari ajang seringnya mereka kumpul nge-jam bareng, di sela kesibukan mereka bersama band masing-masing di sebuah nightclub yang berada di West Hollywood California yang bernama Viper Room.

Adalah Billy Idol dan Steve Stevens guitaris dari band Billy Idol lalu dua personil dari band besar Guns n Roses Duff McKagan dan Mat Sorum membentuk band dengan nama Neurotic Boy Outsiders, tapi kemudian John Taylor dari Duran Duran dan Steve Jones personil dari Sex Pistols
bergabung menggantikan posisi Billy Idol dan Steve Stevens.

Bisa di katakan Neurotic Outsider merupakan sideproject dari dua personil Guns n Roses, bersama John Taylor dari Duran Duran dan Steve jones dari Sex Pistol.
Dalam pembuatan album pertama dan satu-satunya album yang mereka hasilkan, mereka menggandeng Maverick Records sebagai Label Album di tahun 1996.

Secara materi debut album mereka berisi 12 tembang dengan single gacoan Jerk dan warna musik yang mereka hasilkan adalah perpaduan antara warna musik punk dan hard rock, itulah mengapa musik yang mereka hadirkan terasa kental sekali warna Guns n Roses di balut dengan warna hard punk.

Dan kehadiran mereka juga ikut meramaikan pasar industri musik rock alternative yang sedang menggeliat pada saat itu, seperti kita tahu era pertengahan 90an adalah era kebangkitan Punk Rock setelah sebelumya mereka tergilas dengan warna Glam Rock dan band Heavy Metal

LUCIFER

House for Sale.. Sebuah lagu lama yang sampai sekarang tetap terasa nikmat di dengarkan, sebuah lagu melankolis yang menyentuh, seolah kita di bawa ke suatu nuansa lain yang begitu mengharukan.

Senada dengan lirik lagu-nya yang begitu mengharu biru berkisah tentang kenangan  rumah yang akan di jual, sebuah tempat tinggal yang mereka naungi bersama baik suka maupun duka hingga meninggalkan seberkas kenangan tersendiri saat mereka berpisah.

Simak saja bagaimana lirik lagu Lucifer ini  "Rumah yang dulunya milik kita berdua, dan pada ke-esokannya beberapa orang asing akan menaiki tangga dan memasuki kamar tidur tempat kenangan kita dulu tidur bersama".

Atau pada bagian lirik lagu berikutnya "Sambil minum secangkir kopi, para tetangga berbicara, bahwa pasangan muda yang baik itu telah berpisah, Dan Di ruangan tamu itu, kain sprei dan juga beberapa kristal telah dikemasi dan akan dibawa pergi, sekali lagi aku berkata pada diriku sendiri bahwa aku tidak akan lagi berada disini, pada saat musim semi tiba, demi untuk melihat bunga-bunga mawarku yang sedang tumbuh. Aku tahu bahwa kamu menyukai lukisan itu, aku ingat saat kita menemukannya di toko kecil yang lucu itu di spanyol, ketika hujan tiba-tiba saja turun pada musim panas itu, aku rasa, aku akan menyimpan nampan perak pemberian Ibu di hari pernikahan kita dulu" begitu menyentuh.

Lagu House for Sale di suarakan oleh Margriet Eshuijs vokalis dari band Lucifer dengan begitu menyentuh. Lucifer sendiri adalah nama sebuah band rock asal negeri  Belanda yang berdiri di era 70an dengan Margriet Eshuijs pada keyboard dan vocal lalu Henny  Huisman pada drum dan Dick Buysman pada bass. Dan single House for Sale merupakan satu-satunya single milik band Lucifer yang menjadi lagu hit di tahun 1975

Pada tahun 1979 mereka membubarkan diri dan Margriet kemudian memutuskan untuk bersolo karier, dan mengajar menjadi guru nyanyi.

Salah satu tembang yang melejitkan nama band Lucifer

SKID ROW Successful newcomer bands

Band rock asal New Jersey ini adalah temuan dan polesan dari tangan seorang John Bon Jovi.
John melihat bahwa band ini memiliki potensial untuk menjadi band besar, dan kebetulan juga sang gitaris dari band ini Dave sabo merupakan kawan lama dari John Bon Jovi.
selanjutnya John bersama Doc McGhee menangani band ini dengan menggandeng Atlantic Record di tahun 1988.

Skid Row nama band ini merupakan pembelian hak paten dari nama grup band Skid Row milik Gary Moore cs, karena Gary Moore cs telah menggunakan nama Skid Row lebih dulu dari pada band milik Dave Sabo cs seharga 35.000 U.S. Dollar. Skid Row sendiri lahir atas parakarsa Rachel Bolan sang Bassis dan Dave Sabo sang Guitar, selanjutnya mereka merekrut Scotti Hill pada second guitar, Rob Affuso pada drum dan sebagai vocal di percayakan pada Matt Fallon dan di awal 1987 line up-nya di gantikan oleh Sebastian Bach.

Di tangani John Bon Jovi dengan sendirinya Skid Row menjadi band pembuka di dalam setiap tour yang di lakoni dari band Bon Jovi.

Setahun setelahnya Skid Row merilis debut albumnya dan di luar dugaan sukses dengan predikat platinum album (5Platinum) hingga melambungkan band Skid Row, berkat single fenomental-nya 18 and Life, Youth Gone Wild  dan satu tembang cantik I Remember You.

Tahun 1991 Skid Row merilis album keduanya Slave to Grind ke pasaran dan langsung nangkring di posisi pertama in the American Charts, dan menyabet double platinum lewat single Monkey Business dan Wasted Time.

Tahun 1995 mereka merilis album ke tiganya Subhuman Race, tetapi gaung tidak seperti dua album sebelumnya meski berpredikat Gold album, karena seperti kita ketahui pertengahan era 90an musik glam dan heavy metal mulai terpinggirkan dengan hadirnya warna alternative dan grunge macam Nirvana, Green Day ataupun RadioHead dan sejenisnya.

Dan dua album berikutnya yakni Thickskin rilisan tahun 2003 dan Revolutions per Minute rilisan 2006 seolah menenggelamkan nama Skid Row sebagai band metal di masanya.di ke-dua album ini sebagai lead vocal tidak lagi di pegang Bach, karena hengkang dan posisinya di gantikan dengan Johnny Solinger.

Kini masa ke-emasan band Skid Row telah lewat, tapi setidaknya kita masih dapat menyimak nomor lawas mereka yang berhasil melambungkan nama-nya sebagai band sukses dari New Jersey Amerika

A story behind the name Melissa, debut studio album from metal band Mercyful Fate

Melissa is the debut studio album from Mercyful Fate which was released in 1983, which contains seven tracks, in this case are all themed world of darkness, witches, blood and revenge. make Melissa album as one  of the separate icon for the band Mercyful Fate.

The question is, who is this Melissa ?

in fiction, Melissa is the name of the witch who was killed by a Catholic priest with burned alive,  
just like we read in some literature about the massacre by the burning witches in the Middle Ages, because in regard as Satanists.  

her lover(King Diamond), trying to avenge the death of his wife(Melissa) and because of his love, King revive his wife from the grave

The following is an excerpt from the song lyrics Melissa, which was written and sung by King Diamond.

Melissa, you were the queen of the night
Melissa, you were my light
I swear revenge on the priest
The priest must die
He must die in the name of hell

Oh.. Melisa 
could that really be your voice I hear ?
Too soon for you and I
The priest took his sacrifice
And sent you to the other side... Oh... Melissa
You're in my dreams
You're with me every day... Oh...Melissa
do you remember the time we shared ?
Do you remember the magic nights ?
I will never forget your smile
Do you remember the love we had ?
Oh, the love we had... Oh...Melissa
close your eyes and say goodbye
One last time
we'll kiss goodbye... I kiss your soul goodbye !   –  Is That You Melissa?



and .. in reality, Melissa is the name of a skull King Diamond used to carry on stage, He used the femur bones to make his trademark microphone handle and inspire the creation of his debut  Mercyful Fate album

RUSH

Rush adalah band progresive asal Kanada yang terbentuk pada bulan Agustus di tahun 1968 di Willowdale Toronto, Otario. Merupakan band dengan Geddy Lee pada vocals, bass dan Keyboard lalu Alex Lifeson pada guitar dan Neil Peart pada drum.

Rush menjadi salah satu band terkenal karena kepiawaian dari masing-masing tiap individu anggotanya dalam memainkan komposisi instrumentasi rumit dalam setiap album yang mereka hadirkan.

Sejak debut album awal mereka di tahun 1974, Rush menjadi sebuah band terkenal di kalangan para pemuja warna musik progresive.

Rush sendiri secara keseluruhan telah menghasilkan puluhan album dan single-single fenomental yang sampai sekarang ini masih di perdengarkan di kalangan para penganut musik jenis progresive ini. seperti komposisi Lawas mereka  macam Tom Sawyer rilisan tahun 1981 yang berada di posisi delapan Billboard Mainstream Rock Chart atau pada nomor wahid The Spirit of Radio  yang sempat menduduki peringkat 13 on the Uk Single Chart.

Bahkan lagu-lagunya banyak mengilhami para musisi grup band rock saat ini macam  grup band besar Dream Theater. Sejauh ini band Rush banyak menerima penghargaan berupa Juno Award, yakni semacam penghargaan Grammy Award menurut versi industri musik Kanada. Banyak menghasilkan Gold dan Platinum Album dan secara keseluruhan penjualan album Rush telah mencapai empat puluh jutaan copies di seluruh dunia.


Salah satu single dari album Roll The Bones

JAMES BLUNT - You're Beautiful

James Hillier Blount atau yang kita kenal dengan nama James Blunt adalah mantan seorang perwira tentara Inggris yang berubah haluan menjadi seorang penyanyi dan penulis lagu.

Kelahiran Wiltshire, Inggris dari pasangan Charles Blount seorang Kolonel Angkatan Darat Inggris dan sang ibu bernama Jane AF

Sebelum menjadi penyanyi seperti sekarang ini, Blunt dulunya merupakan perwira pengawal resimen kavaleri Angkatan Darat Inggris dan bertugas di bawah komando Nato selama konflik Kosovo di tahun 1999.

Berkat single You're Beautiful yang di ambil dari album Back to Bedlam rilisan tahun 2004 membuat nama James Blunt mencuat di percaturan musik dunia. Sebuah nomor ballad yang menyentuh, seolah mengaduk emosi penikmatnya di bawa terbang dalam suatu nuansa kepedihan hingga sanggup membuat pendengarnya menitikkan air mata.

Simak juga pada nomor Carry Your Home dengan petikan gitar, seolah menjadi ciri khas blunt dalam meng-eksploitasi jiwa para pendengarnya.

Secara keseluruhan Blunt telah menghasilkan dua biji album yakni Back to Bedlam rilisan tahun 2004, dan yang terakhir adalah album All the Lost Souls di tahun 2007.

Single You're Beautiful sendiri menduduki posisi puncak di Chart Billboard Hot 100 di tahun 2006, sekaligus mendapat Penghargaan Best New Act di tahun 2005.

Selain itu single You're Beautiful juga mendapat Predikat Song of the Years di tahun 2006 dari Video Musik award MTV Australia. dengan penjualan di atas sebelas juta copies di seluruh dunia, sebuah angka yang fantastis.

Simak Single You're Beautiful yang saya comot dari Youtube

Better Than Ezra - an achievement of the "Deluxe" album

Tidak salah second album dari Better Than Ezra di kasih nama Deluxe, kenapa... nama Deluxe sendiri berarti tentang kemewahan, mungkin juga bisa kita sebut ekslusive.

Sebuah album bersampul pink gelap bergambar kelambu atau mungkin kelambu dari sebuah panggung pertunjukan dengan balutan tulisan Better Than Ezra berwarna hijau, dan dari tujuh album milik band alternative Better Than Ezra, hanya album Deluxe yang boleh di bilang adalah album tersukses yang berhasil mengangkat nama Better Than Ezra ke permukaan.

Album Deluxe merupakan satu-satunya album milik Better Than Ezra yang berpredikat Platinum dan Gold Album, berkat tiga single mereka Good, In The Blood dan Rosealia.
Bahkan single Good menduduki posisi puncak pada Billboard Modern Rock Track.

Dari keseluruhan materi album Deluxe hanya pada single Good genre yang di usung  mengacu pada warna Punk dan Post-Grunge, karena pada era itu genre punk dan grunge memang lagi di gandrungi publik dunia, selebihnya mereka menghadirkan warna balad pada single The Killer Inside dan Cry in the Sun sedang sisanya lebih ke warna alternative.

Sebagai catatan album Nevermind rilisan 1990 milik Nirvana meledak di pasaran, berikutnya di tahun 1994 Green Day dengan Album Dookie-nya terjual di atas 11 juta copies di seluruh dunia, dan album Deluxe sendiri di rilis ulang bersama major label Elektra Records di tahun 1995, sebuah momen yang tepat dalam melepas album ke pasaran.

Better Than Ezra adalah sebuah band yang mengusung genre rock alternative berasal dari Lousiana, New Orleans dengan format awal Kevin Griffin pada vocals dan guitar berikutnya Joel Rundell pada guitar lalu pada bass Tom Drummond dan sebagai pemegang beduk Cary Bonnecaze di bentuk pada tahun 1988.

Tahun 1990 mereka melepas debut album pertama mereka bertajuk Surprise yang di rilis hanya dalam bentuk kaset. Album ini tidak begitu di kenal karena memang kurang promosi.

Dan di tahun yang sama mereka di tinggal Joel Rundell yang mati akibat bunuh diri tepatnya tanggal 8 Agustus 1990 hingga format band Better Than Ezra tersisa tiga personil.

Tiga tahun berselang setelah Surprise rilis, tahun 1993 mereka melepas debut nasional album Deluxe ke pasar di bawah bendera Swell Records sebuah perusahaan indie label.

Kehadiran album Deluxe menarik perhatian major label besar hingga Better Than Ezra bergabung  dengan label Elektra Records. Berikutnya pada tahun 1995 mereka merilis ulang album Deluxe ke pasaran  dan single Good berhasil mengangkat nama Better Than Ezra dengan menduduki posisi nomer satu di Modern Rock Chart.

Tahun 1996 Cary Bonnecaze cabut dan posisinya di gantikan oleh Travis McNabb merupakan drumer dari band Vigilantes of Love.

Bersama drumer baru mereka merilis album berikutnya bertajuk Friction Baby di bawah label Elektra Record dengan single Desperately Wanting dan King of New Orleans. Friction Baby tidak begitu sukses di pasaran seperti album sebelumnya Deluxe, album mereka baru terjual 500ribu copies setelah tiga tahun berselang dari awal rilis di tahun 1996.

Berikutnya di tahun 1998 mereka merilis How Does Your Garden Grow ?. Pada album Closer rilisan tahun 2001 Better Than Ezra tidak lagi menjalin kerjasama dengan Elektra Records, tapi dengan label Beyond Music demikian juga pada album Before the Robots yang merupakan rilisan tahun 2005 mereka berganti lagi dengan label Artemis Records.

Ketiga album di atas tetap tidak bisa menyamai kesuksesan dari album Deluxe.

Berikutnya di tahun 2009 Travis McNabb hengkang dan posisinya di gantikan oleh Michael Jerome cabutan dari band Pleasure Club saat mereka tengah menyiapkan album berikutnya Paper Empire bersama label Megaforce Records. Album Paper Empire menghasilkan hits Single Absolutely Still


 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. mediaMUSIKKU - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger